Apa Itu Konduktivitas Air?
Konduktivitas adalah kemampuan air menghantarkan arus listrik, yang berasal dari ion terlarut (garam, asam, basa). Dilaporkan dalam µS/cm (mikrosiemens per cm), konduktivitas adalah indikator cepat total padatan terlarut (TDS) dan salinitas.
1. Definisi & satuan
Air murni hampir tidak menghantar; semakin banyak ion (Na⁺, Cl⁻, Ca²⁺…), semakin tinggi konduktivitas. Satuan umum: µS/cm (air tawar), mS/cm (air asin/brackish).
2. Hubungan dengan TDS & salinitas
- TDS ≈ konduktivitas × faktor (umumnya 0.5–0.7) tergantung komposisi ion
- Salinitas adalah TDS tinggi khususnya garam NaCl (laut ~35 g/L)
- Konduktivitas mengukur secara langsung; TDS dihitung, maka lebih stabil untuk pemantauan
3. Sel 2 vs 4 elektroda
Sel 2-elektroda murah dan cukup untuk rentang rendah; sel 4-elektroda memperkecil efek polarisasi sehingga linier hingga rentang tinggi (air asin, injeksi boiler). Pilih sel berdasarkan rentang dan akurasi yang dibutuhkan.
4. Aplikasi
- Air minum: deteksi intrusi garam atau kontaminasi
- Boiler/cooling: kontrol konsentrat agar tidak korosi
- Akuakultur & pertanian: pantau nutrisi dan osmolalitas
Panduan & produk terkait
Pertanyaan yang sering diajukan
Hubungan konduktivitas dengan TDS?
TDS dihitung dari konduktivitas × faktor (≈0.5–0.7). Konduktivitas diukur langsung dan lebih stabil; TDS turunan sehingga dipengaruhi jenis ion.
Sel 2 atau 4 elektroda?
Sel 2 elektroda cukup untuk rentang rendah dan murah; sel 4 elektroda mengurangi polarisasi sehingga linier hingga rentang tinggi (air asin, boiler).
Satuan konduktivitas?
µS/cm untuk air tawar, mS/cm untuk air asin/brackish. Semakin tinggi nilai, semakin banyak ion terlarut.
