Dosis Klorin Desinfeksi: CT, Waktu Kontak, dan Tangki Kontak
Target: insinyur desain stasiun pengolahan air limbah (municipal & industri) di Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Thailand Waktu baca: ~7 menit Alat terkait: Dosis klorin · Panduan desain
Prinsip
Desinfeksi klorin bergantung pada dosis (mg/L) dan waktu kontak × sisa klorin (CT). Klorin habis untuk amonia (demand N), BOD (demand O), dan sisa (residual). Waktu kontak di tangki ditentukan oleh CT yang disyaratkan regulasi. Artikel ini menghitung dosis, CT terkoreksi, dan volume tangki kontak.
Rumus dasar
Qp = Q×pf (debit puncak) · demandN = mode=cl2 ? 7,6×NH₃ : 4,5×NH₃ (mg/L; kloramin butuh lebih sedikit) · demandO = 0,3×BOD + 1 · dose = demandN + demandO + res (res = sisa) · ctT = ct₀×1,07(20−T) (ct₀ = CT 20°C) · ctP = 1,25(pH−7) · ctReq = ctT×ctP · tEff = ctReq/res; tCT = tEff/bf (bf = faktor arus pendek) · hrt = max(tCT; tmin) (tmin = batas bawah) · Vol = Qp×hrt/1440 (m³) · kg/d = Q×dose/1000; gL = naocl×10×1,2 (g/L dari %); litD = kg/d×1000/gL; store = litD×sd/1000 (sd = hari simpan)
ct₀ (2-log Giardia) ≈ 6–12 mg·min/L untuk Cl₂ bebas, ≈ 100–150 untuk kloramin (nh₂cl) pada 20°C. bf = 0,5 khas (arus pendek). tmin = 20–30 menit. Deklorinasi: bisulfit = (res−0,1)×1,46, SO₂ = (res−0,1)×0,9.
Contoh
Q = 10000 m³/d, pf = 2, NH₃ = 2, BOD = 10, mode = kloramin, res = 2, T = 25, pH = 7, tmin = 20, sd = 7, naocl = 12,5 %: Qp = 20000; demandN = 4,5×2 = 9; demandO = 0,3×10+1 = 4; dose = 9+4+2 = 15 mg/L; ct₀ = 100; ctT = 100×1,07−5 = 71,3; ctP = 1; ctReq = 71,3; tEff = 35,6; tCT = 71,3; hrt = 71,3 menit; Vol = 20000×71,3/1440 = 990 m³; kg/d = 10000×15/1000 = 150 kg/d; gL = 12,5×10×1,2 = 150; litD = 1000; store = 1000×7/1000 = 7 m³.
5 kesalahan desain
- Lupa demand amonia: klorin habis untuk NH₃ → sisa nol, tak desinfek → hitung demandN
- Bf = 1 (tak ada arus pendek): waktu kontak nyata < nominal → pakai bf 0,4–0,6
- CT tak dikoreksi suhu/pH: air panas/alkalis butuh CT lebih besar → ctT, ctP
- Vol terlalu kecil: tangki <tmin → patogen lolos saat beban puncak
- Jangan deklorinasi efluen peka: sisa >0,1 mg/L merusak penerima → bisulfit/SO₂
Tips operasi
Gunakan kalkulator klorin dari debit, NH₃, BOD, dan mode untuk dapat dosis, volume tangki, dan simpan NaOCl. Cocokkan dengan disinfeksi ozon bila warna/bau jadi masalah, dan UV bila tak mau sisa kimia. Pasangkan klorin analiser (DPD), flow meter, dan pengaduk kontak.
Kesimpulan
Klorin: dose = 7,6×NH₃ (Cl₂) / 4,5×NH₃ (kloramin) + 0,3×BOD + 1 + res, lalu Vol = Qp×max(ctReq/res/bf; tmin)/1440. Jangan lupa demand amonia dan faktor arus pendek.
Tentang artikel ini
Penulis: Tim Insinyur JiuYuHub — Nanjing JiuYuHui Environmental Technology Co., Ltd. Pembaruan terakhir: 2026-10-02.
Artikel ini adalah panduan teknis berdasarkan standar desain yang umum (Metcalf & Eddy, WEF MOP-8, GB 50014); tidak dapat menggantikan dokumen persetujuan menurut regulasi lokal. Parameter desain harus diverifikasi ulang dengan kalkulator terkait.
Artikel ini ditinjau kebenaran teknisnya oleh Zhang Yuancan, Export Manager, Nanjing JiuYuHui Environmental Technology Co., Ltd. sebelum dipublikasikan. Harap bandingkan dengan regulasi lokal (PermenLHK, QCVN, DJK…) saat diaplikasikan.
Baca juga: Desain A²/O (BNR): Volume Anaerobik/Anoksik/Oksik, SRT, dan Oksigen · Bak Grit Berudara: Retensi, Kecepatan, dan Kebutuhan Udara Blower
