Saluran Oksidasi: Volume, F/M, SRT, dan Kebutuhan Oksigen
Target: insinyur desain stasiun pengolahan air limbah (municipal & industri) di Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Thailand Waktu baca: ~7 menit Alat terkait: Desain saluran oksidasi · Panduan desain
Prinsip
Saluran oksidasi (oxidation ditch) adalah lumpur aktif sirkulasi panjang dengan aerasi permukaan/intermittent. Volume diikat HRT (bukan F/M secara ketat), dan nitro dilakukan di zona anoksik (sebagian saluran tak diaerasi). Artikel ini menghitung volume, F/M, SRT, dan AOR.
Rumus dasar
V = q×hrt/24 (m³; hrt = waktu retensi) · BODload = q×bod/1000 (kg/d) · FM = BODload/(V×mlss) (kg/kg·d) · Nox = q×(tkn−nh₃ₑ)/1000 (kg/d nitrifikasi) · Nden = Nox×(anx/100) (denit ∝ fraksi anoksik) · VSSprod = VSSBOD×BODload · AOR = O2carbon×BODload + 4,57×Nox − 2,86×Nden − 1,42×VSSprod (kg O₂/d) · SRTd = 100/wast; SRTnT = SRTN20×Q10(20−T)/10 · Vanx = V×anx/100; Vox = V−Vanx · kW = AOR/oae/24; kWh/m³ = (AOR/oae)/q (oae = efisiensi aerasi)
O2carbon ≈ 1,0, VSSBOD ≈ 0,4, oae = 1,0–2,0 kg O₂/kWh (permukaan < diffused). anx = 30–50 %. SRTd ≥ SRTnT (suhu) agar nitrifikasi stabil.
Contoh
q = 10000 m³/d, hrt = 24, bod = 200, mlss = 3,5, tkn = 45, nh₃ₑ = 5, anx = 30, VSSBOD = 0,4, oae = 1,5, wast = 4, T = 20: V = 10000×24/24 = 10000 m³; BODload = 2000; FM = 2000/(10000×3,5) = 0,057; Nox = 400; Nden = 120; VSSprod = 800; AOR = 1×2000+4,57×400−2,86×120−1,42×800 = 2349 kg O₂/d; SRTd = 25; kW = 2349/1,5/24 = 65,3; kWh/m³ = 0,157; Vanx = 3000, Vox = 7000.
5 kesalahan desain
- HRT < 12 jam: nitrifikasi tak cukup waktu → besarkan volume
- anx terlalu kecil: denit tak selesai → NO₃ lolos; naikkan zona anoksik
- SRT < SRTnT(T): suhu rendah gagal nitrifikasi → naikkan MLSS
- oae terlalu tinggi: daya meleset → pakai oae nyata (permukaan < diffused)
- Lupa VSSprod: AOR kurang → kredit oksigen endogen hilang
Tips operasi
Gunakan kalkulator saluran oksidasi dari debit, BOD, TKN, dan MLSS untuk dapat volume, F/M, SRT, dan daya. Cocokkan dengan lumpur aktif konvensional (alternatif lahan luas) dan clarifier sekunder. Pasangkan DO online, ORP (zona anoksik), dan MLSS.
Kesimpulan
Saluran oksidasi: V = q×hrt/24, AOR = BODload+4,57×Nox−2,86×Nden−1,42×VSSprod, dan kW = AOR/oae/24. Jaga SRT ≥ SRT suhu dan cukup zona anoksik untuk denit.
Tentang artikel ini
Penulis: Tim Insinyur JiuYuHub — Nanjing JiuYuHui Environmental Technology Co., Ltd. Pembaruan terakhir: 2026-10-02.
Artikel ini adalah panduan teknis berdasarkan standar desain yang umum (Metcalf & Eddy, WEF MOP-8, GB 50014); tidak dapat menggantikan dokumen persetujuan menurut regulasi lokal. Parameter desain harus diverifikasi ulang dengan kalkulator terkait.
Artikel ini ditinjau kebenaran teknisnya oleh Zhang Yuancan, Export Manager, Nanjing JiuYuHui Environmental Technology Co., Ltd. sebelum dipublikasikan. Harap bandingkan dengan regulasi lokal (PermenLHK, QCVN, DJK…) saat diaplikasikan.
Baca juga: Disinfeksi Ozon: Dosis, Efisiensi Transfer, dan Volume Kontaktor · Membran UF/MF: Fluks, Luas, Recovery, dan Permeabilitas
