Desain Clarifier Sekunder: Selubung 4-Arah (SOR/SLR) ke Luas & Diameter
Target: insinyur desain stasiun pengolahan air limbah (municipal & industri) di Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Thailand Waktu baca: ~7 menit Alat terkait: Desain clarifier sekunder · Panduan desain
Prinsip
Luas clarifier sekunder ditentukan oleh selubung 4-arah: SOR rata (Q/luas), SOR puncak, SLR rata (padatan/luas), dan SLR puncak. Luas yang dibutuhkan adalah mana pun yang terbesar dari keempat itu — bukan satu angka saja. Setelah luas, hitung diameter per tangki dan periksa weir load serta keseimbangan RAS vs SVI.
Rumus dasar
R = RAS / 100 · X = MLSS (kg/m³ = g/L) · padatanrata = X × Q × (1+R) (kg/hari) · padatanpuncak = X × Q × pf × (1+R) · Areq = max( Q/SORrata, Q×pf/SORpuncak, padatanrata/SLRrata, padatanpuncak/SLRpuncak ) · D = ceil( √(4×Areq/(π×n)) ke kelipatan 0,5 ) (m) · Aterpasang = n × π × (D/2)² · Xrlimit = 1e6 / SVI / 1000 (g/L) · weir = Q×pf / (n×π×D) (m³/m·hari)
SLR padatan pakai RAS rata (jangan skalakan RAS dengan puncak). Basis selubung Indonesia (SE): SOR 24/48, SLR 120/240 kg/m²·hari. SVI < 140 = baik; RAS terbalik bila Xrmb = X×(1+R)/R melewati Xrlimit.
Contoh
Q = 10000 m³/hari, pf = 1,5, MLSS = 3,5, RAS = 75 %, SVI = 120, SWD = 4,2 m, n = 2, SOR 24/48, SLR 120/240: R = 0,75; padatanrata = 3,5×10000×1,75 = 61250; padatanpuncak = 3,5×10000×1,5×1,75 = 91875; A dari SORrata = 10000/24 = 416,7; SORpuncak = 15000/48 = 312,5; SLRrata = 61250/120 = 510,4; SLRpuncak = 91875/240 = 382,8; Areq = max = 510,4 m²; D = ceil(√(4×510,4/(π×2)), 0,5) = 18,0 m; Aterpasang = 2×π×9² = 508,9 m²; SORrata = 10000/508,9 = 19,7 ≤ 24 (PASS); SLRrata = 61250/508,9 = 120,4 ≤ 120 (borderline PASS); weir = 15000/(2×π×18) = 132,6 ≤ 220 (PASS); Xrmb = 3,5×1,75/0,75 = 8,17 ≤ Xrlimit = 8,33 (PASS).
5 kesalahan desain
- Ukur dari satu batas saja: abaikan SLR puncak → padatan lolos saat beban puncak
- Skalakan RAS dengan puncak: padatan puncak pakai RAS rata — menaikkan SLR puncak secara keliru
- Diamter bulat sembarangan: bulatkan ke kelipatan 0,5 m agar Aterpasang ≥ Areq
- Lupa weir load: > 220 m³/m·hari → gangguan pengendapan di tepi
- SVI > 140: bulking — Xr melewati 1e6/SVI, padatan terbawa
Tips operasi
Gunakan kalkulator clarifier sekunder dari debit, MLSS, RAS, dan SVI untuk dapat luas, diameter, dan cek 4-arah. Cocokkan dengan clarifier sekunder persegi bila lahan memanjang; pasangkan EMF RAS, MLSS online, kekeruhan efluen, dan level blanket.
Kesimpulan
Clarifier sekunder: Areq = max(empat selubung), D = √(4A/(πn)) dibulatkan, lalu cek weir load dan Xr ≤ 1e6/SVI. Satu batas yang terlewat bisa membuat padatan lolos saat puncak.
Tentang artikel ini
Penulis: Tim Insinyur JiuYuHub — Nanjing JiuYuHui Environmental Technology Co., Ltd. Pembaruan terakhir: 2026-10-01.
Artikel ini adalah panduan teknis berdasarkan standar desain yang umum (Metcalf & Eddy, WEF MOP-8, GB 50014); tidak dapat menggantikan dokumen persetujuan menurut regulasi lokal. Parameter desain harus diverifikasi ulang dengan kalkulator terkait.
Artikel ini ditinjau kebenaran teknisnya oleh Zhang Yuancan, Export Manager, Nanjing JiuYuHui Environmental Technology Co., Ltd. sebelum dipublikasikan. Harap bandingkan dengan regulasi lokal (PermenLHK, QCVN, DJK…) saat diaplikasikan.
Baca juga: Disinfeksi UV: Dosis Desain, Koreksi UVT, dan Estimasi Daya & Jumlah Lampu · Pompa Dosing Klor & Deklorinasi: Dosis, Waduk Kontak, dan Kebutuhan NaOCl
