Bak Penangkap Lumpur Awal (Primary Clarifier): Luas Permukaan dan HRT
Target: insinyur desain dan operator stasiun pengolahan air limbah di Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Thailand Waktu baca: ~6 menit Alat terkait: Desain bak pengendap awal · Panduan desain
Peran bak pengendap
Bak pengendap memisahkan padatan tersuspensi (TSS) dengan gravitasi. Awal (Primary) berada sebelum biologi: memisahkan lumpur awal dan pasir, mengurangi beban ke bak biologi. Sekunder (Secondary) berada setelah biologi: memisahkan lumpur activated dan mengembalikan RAS (return activated sludge) ke bak aerasi — kunci menjaga konsentrasi lumpur (MLSS) stabil.
Rumus dasar
Dua besaran yang menentukan: luas permukaan dan volume.
A = Q / v₀ — A luas permukaan (m²), Q laju alir (m³/jam), v₀ kecepatan pengendapan beban permukaan (m³/m²·jam, umum 1,5–3,0 untuk awal, 1,0–2,0 untuk sekunder) V = Q × HRT — HRT awal 1,5–2,5 jam, sekunder 2,5–4 jam
Untuk bak pengendap tegak, beban permukaan (surface loading) lebih penting dari volume: bila A terlalu kecil, partikel belum sempat jatuh sudah terbawa alir
Awal berbeda sekunder berbeda lamella
- Awal: terima beban lebih tinggi (ada pasir), biasanya bak pengendap horizontal atau tegak, tanpa RAS
- Sekunder: wajib pompa RAS dan WAS; desain harus hitung titik pengumpulan lumpur
- Lamella: pelat miring menambah luas pengendapan 3–5× di lahan sama — cocok stasiun retrofit lahan sempit atau air limbah industri pekat
5 kesalahan desain
- Hitung volume tapi lupa beban permukaan: bak cukup volume tapi A terlalu kecil → TSS ikut terbawa
- RAS kurang: lumpur terbuang, MLSS turun, biologi memburuk
- Tidak ukur beban lumpur (SLR): beban melebihi batas → lumpur mengambang
- Distribusi masuk awal salah: aliran tidak merata, muncul sudut mati
- Pilih lamella untuk air berserat/minyak: pelat mampet, harus sering cuci
| Jenis bak | Beban permukaan (m/jam) | HRT (jam) | Catatan |
|---|---|---|---|
| Awal (horizontal) | 1,5–3,0 | 1,5–2,5 | Sebelum biologi, pisah pasir/lumpur |
| Sekunder | 1,0–2,0 | 2,5–4,0 | Ada RAS/WAS |
| Lamella | setara 3–5× | 0,5–1,0 | Kompak, cocok retrofit |
Tips operasi
Gunakan bak pengendap awal dan bak pengendap sekunder untuk menghitung A dan V cepat dari Q dan TSS masuk. Untuk stasiun lahan sempit, lamella menaikkan kapasitas tanpa menambah lahan.
Kesimpulan
Bak pengendap dengan beban permukaan tepat dan RAS cukup menjaga TSS keluar rendah dan MLSS stabil. Jangan lihat volume saja — lihat luas permukaannya dulu.
Tentang artikel ini
Penulis: Tim Insinyur JiuYuHub — Nanjing JiuYuHui Environmental Technology Co., Ltd. Pembaruan terakhir: 2026-10-01.
Artikel ini adalah panduan teknis berdasarkan standar desain yang umum (GB 50014, CJJ 125, HJ…); tidak dapat menggantikan dokumen persetujuan menurut regulasi lokal. Parameter desain harus diverifikasi ulang dengan kalkulator terkait.
Artikel ini ditinjau kebenaran teknisnya oleh Zhang Yuancan, Export Manager, Nanjing JiuYuHui Environmental Technology Co., Ltd. sebelum dipublikasikan. Harap bandingkan dengan regulasi lokal (QCVN, DJK…) saat diaplikasikan.
Baca juga: Reaktor UASB Anaerobik: Beban Organik (OLR) dan Volume · Bak Pengendap Sekunder Persegi Panjang: Luas dari SOR dan SLR
